Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Anak yang Suka Menentang Cenderung Tumbuh Menjadi Pecandu

Labels:


Jakarta, Kecenderungan seseorang untuk berperilaku ketika dewasa dapat diketahui sejak masa kanak-kanaknya. Anak-anak yang menunjukkan perilaku menentang berisiko kecanduan nikotin, ganja dan kokain. Sedangkan anak yang kurang dapat memusatkan perhatian, risikonya kecanduan nikotin lebih tinggi.


Kesimpulan tersebut diperoleh ilmuwan di Sainte-Justine University Hospital Center's (UHC) dan University of Montreal lewat penelitian selama 15 tahun. Dalam laporan yang dimuat jurnal Molecular Psychiatry, peneliti mengevaluasi perilaku 1.803 anak-anak berusia 6 - 12 tahun setiap tahun lewat ibu dan gurunya.



Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada usia 21 tahun, sebanyak 13,4% anak kemudian mencandu alkohol, sebanyak 9,1% kecanduan ganja, sebanyak 2,0% kecanduan kokain dan yang kecanduan tembakau ada sebanyak 30,7%. Namun pada gejala ganggguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD), penelitian tidak menemukan keterkaitan dengan penyalahgunaan zat.



"Dengan mempertimbangkan efek yang unik dari kurangnya kemampuan untuk memperhatikan dan hiperaktifitas, kami tidak melihat adanya hubungan antara gejala ADHD pada masa kecil dan penyalahgunaan zat di masa dewasa," kata peneliti, dr Jean-Baptiste Pingault seperti dilansir HealthDay, Jumat (3/8/2012).



Penelitian Pingault lebih banyak mengamati perilaku menentang dan memberontak yang kuat berhubungan dengan penyalahgunaan kokain dan ganja. Namun pada ADHD, hanya gejala kurang dapat memperhatikan saja yang erat berhubungan dengan kecanduan nikotin.



Kecenderungan ini ditemukan sama di antara anak laki-laki maupun perempuan yang diteliti. Namun anak laki-laki ditemukan lebih sering mengkonsumsi ganja dan alkohol, sedangkan anak perempuan cenderung merokok.



Prediktor terkuat perilaku penyalahgunaan zat terletak pada perilaku sering menentang dan melawan semasa kecil. Karakteristik ini dapat dikenal lewat sifat-sifat seperti mudah marah, cepat kehilangan kendali, tidak patuh, tidak mau berbagi tugas dengan orang lain, menyalahkan orang lain dan tidak mau memahami orang lain.



Pada anak yang memperlihatkan perilaku sangat menentang, risiko penyalahgunaan tembakau 1,4 kali lipat lebih tinggi, risiko penyalahgunaan ganja 2,1 kali lipat lebih tinggi dan risiko penyalahgunaan kokain 2,9 kali lipat lebih tinggi dibanding anak yang tidak terlalu menentang. Evaluasi dari ibu memberikan informasi yang lebih penting dan signifikan dibandingkan evaluasi guru.



Hal penting lainnya yang ditemukan dalam penelitian adalah hubungan antara kurangnya kemampuan memperhatikan dengan merokok. Anak yang sangat mudah lalai memiliki peningkatan risiko 1,7 kali lipat kecanduan tembakau. Hubungan ini mendukung hipotesis bahwa orang-orang yang mudah lalai akan menggunakan tembakau untuk membantu berkonsentrasi.

sumber : Putro Agus Harnowo - detikHealth

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan komentar atau berbagi pengalaman.
Bila Saudara Menginginkan balasan secapatnya dari kami, komfirmasi ketik KOMENTAR kirim ke 082332222009. Terimaksih