Selamat Datang di www.terapinarkoba.com

Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota

SAKAW dll cepat di pulihkan.

Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja

SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI


TABIB MASRUKHI,MPA

Telp : 0823 3222 2009


GARANSI >>> klik disini

Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.

yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.

Demikian semoga bermanfaat

Pengguna Narkoba 50 Persen Berusia Muda, Gila

Labels:



BANDUNG, (PRLM).- Penyalahgunaan Narkotika dan Obat/Bahan Berbahaya (Narkoba) di lingkungan mahasiswa di Kota Bandung sudah berada pada tingkat mengkhawatirkan. Pencegahan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba harus intensif dilakukan dari lingkungan sekolah dan kampus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Achyani Raksanagara mengatakan, lebih dari lima puluh persen pengguna narkoba berada pada usia 25 tahun ke bawah. Artinya, lebih banyak pelajar dan mahasiswa yang melakukan penyalahgunan tersebut.

"Untuk pencegahan peredarannya menjadi ranah kepolisian, namun yang harus ditekankan adalah kepada individunya, dan agar orang tua di rumah lebih aware," ucap Achyani, ketika ditemui di sela-sela Konsolidasi Kampus Bebas Narkoba dan Obat-obatan Terlarang di Wisma Taruna, Jln. Lengkong, Selasa (30/10). 

Selain itu, lingkungan sosial juga harus berperan aktif untuk menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan kampus. "Secara sosial, seseorang akan lebih menurut kalau diberi tahu oleh orang sebayanya," tuturnya. 

Berdasarkan data BNN, di Jawa Barat pada 2010 terdapat 1.475 kasus penyalahgunaan narkoba dengan rata-rata pengguna berusia di bawah 26 tahun. Sedangkan di Kota Bandung, di tahun yang sama terdapat 74 kasus dan 132 tersangka pengguna narkoba. 

Presiden BEM Universitas Al Ghifari Fadlan Abdillah Salam selaku penggagas Konsolidasi Kampus Bebas Narkoba dan Obat-obatan Terlarang mengakui, tingkat pertumbuhan penyalahgunaan narkoba di kampus-kampus yang sudah sampai pada taraf mengkhawatirkan tersebut diharapkan bisa menurun dari tahun ke tahun. "Harus ada konsolidasi antara BEM se-Bandung Raya dan kemudian berkembang ke tingkat Jabar, untuk kembali menyeleraskan pentingnya memerangi penyalahgunaan narkoba di tingkat mahasiswa," ucapnya. 

Salah seorang Jaksa dari Kejati Jabar yang juga menjadi narasumber dalam seminar tersebut, Suharso, mengakui bahwa potensi penyebaran narkoba di kalangan mahasiswa menempati urutan teratas. Usia di bawah 25 tahun, menurut dia, merupakan sasaran empuk dimana seseorang mudah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Dibandingkan pelajar, memang lebih besar potensinya pada mahasiswa, mungkin karena pergaulannya lebih bebas, dan tingkat ekonominya lebih baik daripada pelajar," ucap Suharso.

Akan tetapi, dilanjutkan Suharso, kelemahan dalam penindakan kasus hukum narkoba terletak pada pembuktian tersangka yang terbatas pada memiliki narkoba. "Untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan merupakan pengedar sangat sulit, karena ketika ditangkap biasanya pasal yang paling banyak dikenakan yaitu mengenai kepemilikan narkoba, sehingga hukumannya lebih ringan," tuturnya. (A-175/A-147)***

sumber : http://www.pikiran-rakyat.com