Mutiara Hikmah
"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya".
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)
Selamat Datang di www.terapinarkoba.com Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota
SAKAW dll cepat di pulihkan. Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja
SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI
TABIB MASRUKHI,Br.M.,A.Md.Kep
Telp : 0823 3222 2009
GARANSI >>> klik disini
Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.
yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.
Demikian semoga bermanfaat
Home »
berita
» Narkoba Diselundupkan ke LP Madiun
By Tabib Masrukhi Mei 18, 2012
Rabu, 16 Mei 2012 14:16:33 WIB
Reporter :
Rindhu Dwi Kartiko
Madiun (beritajatim.com) - Petugas
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Madiun kembali mengagalakan usaha
penyelundupan obat-ovatan ke dalam lapas. Kali ini petugas berhasil
mengamankan 84 butir obat penenang yang dibawa oleh pembesuk.
Kepala
Bidang Kegiatan Kerja LP Kelas I Madiun, Marselina Budiningsih
mengatakan, 84 butir obat penenang tersebut coba diselundupkan oleh
salah satu pembesuk dengan cara disembunyikan dalam sandal japit.
"Modusnya
hampir sama dengan penyelundupan putaw yakni disimpan di sandal yang
dipakainya. Dan sejak ia masuk ke ruang pemeriksaan petugas sudah curiga
dengan cara jalannya," ujarnya, Rabu (16/5/2012).
Saat ditanya
terkait identitas pengirim dan warga bianaan yang hendak dikirimi paket
tersebut oleh pengirim, Marselina Budiningsih, yang juga menjabat
sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala LP Narkotika Madiun menolak
memberitahukan identitasnya.
"Kasus ini sudah ditangani oleh
satuan Narkoba Polres Madiun Kota dan yang bersangkutan juga masih
diperiksa oleh mereka," tutur Marselina Budiningsih.
Selama
Januari hingga Mei 2012, setidaknya sudah lima kali temuan narkoba. Pada
19 Maret 2012 ditemukan dua bungkus kardus kecil total berisi 6 ribu
butir pil koplo di kawasan sel FU. Lalu 16 April 2012 ditemukan dua
bungkus plastik total berisi 4 ribu pil koplo di atas atap dan di tanah
kawasan Blok G.
Kemudian 29 Maret 2012 ditemukan sabu seberat
50,97 gram dalam bungkusan plastik yang disimpan dibalik bra pembesuk
wanita. Lalu 8 Mei 2012 ditemukan empat paket kecil ganja dan satu paket
kecil putaw yang diselipkan didalam alas sandal pembesuk pria. Terakhir
kali, 15 Mei 2012, ditemukan 84 butir pil penenang yang dimasukkan
dalam alas sandal jepit pembesuk pria.
[rdk/but]