Mutiara Hikmah
"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya".
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)
Selamat Datang di www.terapinarkoba.com Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota
SAKAW dll cepat di pulihkan. Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja
SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI
TABIB MASRUKHI,Br.M.,A.Md.Kep
Telp : 0823 3222 2009
GARANSI >>> klik disini
Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.
yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.
Demikian semoga bermanfaat
Home »
Tips
» Pil KB Pria dari Ekstrak Gandarusa
By Tabib Masrukhi April 18, 2013
30 Apr 2012
Tampaknya, Pemerintah kian serius dalam menggarap Gandarusa sebagai
alternatif alami untuk kontrasepsi pria. Ekstrak tumbuhan dengan nama
latin gendarussa vulgaris nee ini pertama kali dipopulerkan
oleh dosen farmasi Universitas Airlangga (Unair), Bambang Prayogo, yang
telah mengujikannya kepada ratusan pasangan usia subur. Ekstrak tumbuhan
tersebut terbukti sangat ampuh mencegah kehamilan. Tumbuhan asal Papua
itu juga diyakini mampu mencegah kehamilan karena selama ini telah
digunakan oleh masyarakat secara turun-temurun.
Namun, untuk menjadikannya sebagai pil yang direkomendasikan, masih
butuh langkah panjang yang harus dilalui melalui berbagai tahapan uji
klinis. PT Indo Farma, salah satu BUMN obat terbesar, bekerjasama dengan
Unair dan BKKBN sudah menyelesaikan tahapan ketiga dari 5 tahap yang
harus dilalui.
“Pil KB pria atau gandarusa telah memasuki penelitian tahap tiga,”
kata Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN,
Kasmiyati didampingi Kepala Biro Humas BKKBN, Sugilar di Jakarta, Rabu.
Penelitian tersebut untuk mengetahui apakah pil KB pria tersebut aman
dikonsumsi oleh masyarakat. Jika sudah sampai tahap final, pil gandarusa
akan diproduksi secara massal oleh beberapa perusahaan dengan BKKBN
sebagai promotornya.