Mutiara Hikmah
"Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. Hanya saja tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya".
(HR.Ahmad 1/377, 413 dan 453)
Selamat Datang di www.terapinarkoba.com Kami berpengalaman menangani KECANDUAN NARKOBA dengan metode MULTI TERAPI Insya Allah kecanduan narkoba dapat di pulihkan dalam waktu relatif singkat, hanya 2 bulan, bukan 6 tahun.
Sudah banyak pasien yang kami tolong, baik dari jawa maupun luar jawa / luar kota
SAKAW dll cepat di pulihkan. Prosedur Pemulihan kecanduan narkoba bisa RAWAT JALAN dan TERAPI JARAK JAUH pasien tidak harus datang, bisa tetap sekolah, kuliah atau bekerja
SUDAH REHAB TAPI ANDA MASIH KECANDUAN JANGAN RAGU HUBUNGI KAMI
TABIB MASRUKHI,Br.M.,A.Md.Kep
Telp : 0823 3222 2009
GARANSI >>> klik disini
Catatan : Pecandu Narkoba sangat tergantung dengan peran serta orang tua / keluarga. Karena itu segera lah berobat sebelum semuanya terlambat, kematian atau cacat seumur hidup.
yang perlu di lakukan orang tua terhadap seorang anak pecandu Narkoba ?
1. Bila pecandu ingin Lepas dari ketergantungan narkoba maka segera di obati
2. Bila pecandu belum ada keinginan Lepas dari ketergantungan narkoba maka tetaplah motivasi untuk segera diobati atau setidaknya minum obat ramuan kami dengan harapan pasien merasakan manfaat nya selanjutnya ada kesadaran untuk di pulihkan secara tuntas.
Demikian semoga bermanfaat
Home »
AIDS
» Gejala Anak Terinfeksi HIV
By Tabib Masrukhi Maret 09, 2015
Bayi yang
lahir dari ibu mengidap HIV/AIDS (atau disebut ODHA/Orang Dengan HIV/AIDS) bisa
membawa antibodi HIV milik sang ibu ke tubuhnya.
Namun, bila dilakukan
intervensi pengobatan Antiretroviral (ARV) sejak anak masih di dalam kandungan,
maka risiko terinfeksi HIV bisa dikurangi."Bayi berusia di bawah 18 bulan
saat diperiksa bisa jadi positif HIV karena membawa antibodi HIV dari sang ibu.
Namun, saat usia di atas 18 bulan, antibodi tersebut bisa hilang," ujar
Kepala Seksi Standarisasi Subdit AIDS dan PMS Kementrian Kesehatan RI dr Endang
Budi Hastuti, kepada Beritasatu.com beberapa waktu lalu.
Dilanjutkannya, bila saat di
atas 18 bulan ternyata anak masih positif HIV, maka dapat dipastikan ia positif
terinfeksi. "Dengan begitu, saat usia di bawah 18 bulan bisa belum jelas
apakah ia membawa antibodi HIV milik ibunya atau justru miliknya sendiri,"
pungkasnya.
Dengan begitu, pentingnya
orangtua memperhatikan apakah sang anak positif terinfeksi atau tidak melalui
gejala-gejala umum yang biasa dialami anak yang terinfeksi HIV.
"Gejala-gejalanya
di antaraya adalah jamur penuh di mulut dan tenggorokan, diare berkepanjangan,
demam, dan infeksi pernapasan yang tidak sembuh-sembuh, juga malnutrisi atau
gizi buruk," terangnya.
Penulis: Kharina Triananda/NAD
0 comments:
Posting Komentar
Silahkan komentar atau berbagi pengalaman.
Bila Saudara Menginginkan balasan secapatnya dari kami, komfirmasi ketik KOMENTAR kirim ke 082332222009. Terimaksih